Film HollywoodReview

Widows : The Power of Women Emancipation

Widows sebelumnya merupakan acara miniseri yang disiarkan televisi di Amerika sekitar tahun 1983 (sepertinya serial tv nya tidak tayang di Indonesia pada tahun tersebut), yang kemudian pada tahun 2018 dibuat filmnya oleh sang sutradara handal peraih Oscar, Steve McQueen yang sebelumnya sukses dengan filmnya yang cemerlang yaitu12 Years a Slave, Shame dan Hunger. Walaupun sang sutradara memasang aktris berkulit hitam (Viola Davis) sebagai peran utamanya, namun untuk film Widowskali ini tidak ada unsur rasisme yang  kental seperti filmnya yang terdahulu (12 Years a Slave). Walaupun tidak dipungkiri banyak untuk pemain kulit hitam lainnya di dalam film ini.

Film dibuka dengan adegan Veronica Rawling (Viola Davis) bangun tidur dan ia terlihat masih berasa mimpi tidak percaya telah ditinggal mati suaminya, Harry Rawling (Liam Neeson). Ia pun berusaha tetap kuat menjalani hari-harinya. Suatu ketika seseorang datang dengan paksa ke rumahnya, ia adalah Jamal Manning (Brian Tyree Henry) calon gubernur setempat. Ia mengatakan kepada Veronica bahwa suaminya Harri telah mencuri uang untuk kampanye miliknya sejumlah $ 2juta. Veronica pun mengatakan tidak tahu apa-apa, tetapi Jamal Manning tetap menginginkan uangnya kembali, entah bagaimanapun caranya.

Veronica pun memutar otak dan ia berusaha mencari istri-istri dari anak buah suaminya yang juga ikut tewas dalam insiden perampokan di rumah Jamal Manning. Akhirnya Veronica pun bertemu dengan Linda (Michelle Rodriguez) dan Alice (Elizabeth Debicki), mereka adalah para istri dari anak buah Harry. Veronica pun menceritakan semuanya ke mereka, bahwasanya suami-suami mereka merampok uang Jamal Manning dan Jamal menginginkan uang itu kembali entah bagaimanapun caranya. Berbekal buku catatan yang ditinggalkan suaminya, Veronica pun mengatur siasat untuk mendapatkan uang untuk dikembalikan ke Jamal Manning.

Baca Juga:  The Young Messiah : Sebuah kisah epic tentang Yesus muda

Tema dari film-filmnya Steve McQueen memang kental akan sarat kepedihan ataupun penderitaan. Dalam Widows kali ini ia ingin menyampaikan kekuatan seorang wanita yang bertahan hidup harus menanggung beban yang sangat berat akibat masalah yang ditimbulkan oleh suaminya ketika masih hidup. Film ini juga membangun ke kanvas ketidaknyamanan yang lebih besar dengan cara yang signifikan, termasuk menangani tantangan dari wanita kulit hitam yang menikah dengan pria kulit putih, terutama jika pria kulit putih itu diperlakukan oleh semua orang sebagai kriminal maka istrinya yang kulit hitam pun akan merasakan imbasnya. Film ini memiliki durasi yang lumayan cukup panjang yaitu 129menit, dan dengan alur yang bisa dibilang lambat mungkin akan membuat kita menahan napas berulang-ulang, menunggu klimaks dari ending film ini. Tetapi sang sutradara Steve McQueen dengan kejeniusannya mampu meracik film ini dengan manis sehingga masih tetap enak untuk diikuti. Atau kita harus menyiapkan popcorn dan softdrink untuk menikmati film ini supaya lebih santai.

 

GudangFilm

GudangFilm adalah website yang membahas berita & sinopsis film terbaru, review film indonesia, film Hollywood, Film Korea, Dokumenter & Indie dari berbagai negara. Selain itu, kami mengadakan berbagai acara nonton bareng artis dan di Gala Premiere! Jangan lupa follow social Media kami ya ^_^

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close