VALERIAN and The City of a Thousand Planets : Let’s save the Universe

Valerian and The City of a Thousand Planets adalah film dengan genre aksi petualangan fiksi ilmiah yang diproduksi oleh negara Perancis. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Luc Besson dan diproduksi bersama oleh pasangan suami istri Luc Besson dan Virginie Besson Silla. Film ini didasarkan pada serial komik fiksi ilmiah Prancis Valérian dan Laureline, yang ditulis oleh Pierre Christin dan diilustrasikan oleh Jean-Claude Mézières. Tokoh utama dalam film ini yaitu Dane DeHaan sebagai Valerian dan Cara Delevingne sebagai Laureline, dan juga masih ada beberapa pemain lainnya yaitu Clive Owen, Rihanna, Ethan Hawke, Herbie Hancock, Kris Wu, Rutger Hauer, Sasha Luss dan yang lainnya.

Diceritakan Pada abad ke-28, Alpha adalah stasiun luar angkasa dimana jutaan makhluk hidup dari planet yang berbeda hidup dengan damai dan bertukar pengetahuan dan budaya mereka. Beberapa stasiun luar angkasa di sekitar Bumi tumbuh dan berkembang ketika banyak negara dari Bumi dan ras dari planet lain bergabung. Tetapi keadaan berubah ketika sekelompok tentara perang dari planet lain menjatuhkan bom di planet tersebut. Warga planet Alpha menyebut bahwa itu suatu kiamat yang menghancurkan dunia mereka. Putri dari pemimpin ras di planet Alpha yang bernama Princess Lihio Minaa (Sasha Luss) tidak bisa diselamatkan, tetapi ayah dan keluarga mereka meyakini bahwa putrinya belum meninggal dan hanya terdampar di planet lain.

Beberapa ratus tahun kehidupan kehidupan di planet Alpha tersebut tampak normal. Adalah Valerian (Dane DeHaan) dan Laureline (Cara Delevingne) merupakan agen khusus yang bertugas membasmi kejahatan di planet ini. Valerian sering bermimpi kalau ia sering melihat sebuah planet yang mengalami kehancuran, tetapi ia tidak tahu dimanakah planet itu berada? Ia juga melihat ada seekor hewan seperti landak yang bisa menduplikat mutiara dan benda-benda lainnya. Tak lama setelah ia terbangun rekan kerjanya Laureline pun menyampaikan pesan bahwa mereka akan melakukan misi selanjutnya. Valerine dan Laureline sedang dalam misi untuk mengambil salah satu hewan manis dan langka yang Valerine lihat di dalam mimpinya, hewan tersebut biasa disebut dengan nama “konverter”, mereka harus mengambil hewan tersebut dari pedagang pasar gelap supaya tidak disalahgunakan. Valerian dan Laureline dibantu dengan beberapa pasukan pun mulai mendatangi tempat pedagang gelap tersebut. Tampak beberapa pedagang sedang melakukan aksi jual beli, kemudian Valerian menyela pertemuan dealer dengan dua calon konsumen untuk membeli konverter tersebut. Valerian berhenti sejenak, kemudian ia menyadari kalau kedua calon pembeli tersebut terlihat seperti makhluk yang ia lihat di mimpinya. Valerine dan Laureline akhirnya mendapatkan konverter itu, dan mengambil salah satu mutiara yang akan diberikan oleh pembeli sebagai pembayaran ke penjual konverter tersebut. Mereka pun bergegas meninggalkan tempat itu dari kejaran anak buah pedagang gelap tersebut.

Mereka pun kembali ke Alpha ke markas tempat mereka bekerja. Beberapa hari kemudian Valerine dan Laureline diberitahu oleh Komandan Filitt (Clive Owen) bahwa salah satu bagian dari stasiun tersebut telah terinfeksi oleh kekuatan yang tidak diketahui, membuatnya sangat beracun, sehingga pasukan yang dikirim ke daerah tersebut belum kembali. Komandan Flitt pun ingin terjun langsung melihat kondisi tempat tersebut, para dewan pun memerintahkan supaya Laureline dan Valerian ikut ditugaskan dalam misi tersebut untuk melindungi komandan Flitt dan pasukannya. Pasukan Mereka pun mulai berangkat menjalankan misi, tetapi di tengah perjalanan mereka disergap oleh humanoids (makhluk hidup dari planet Alpha terdahulu) yang melumpuhkan semua pasukan dan menculik komandan Flitt. Valerian berhasil membebaskan dirinya dan juga Laureline, ia menyuruh Laureline untuk tetap berada ditempatnya untuk melaporkan ke markas sementara ia berusaha mengejar para penculik tersebut yang membawa komandan Flitt menuju daerah yang terinfeksi. Ditengah perjalanan menuju planet yang terinfeksi Valerian kehilangan kendali atas kendaraannya yang menyebabkan ia kehilangan kontak dengan Laureline.

Baca Juga:  HITMAN'S BODYGUARD : Never Let your Guard down

Laureline kembali ke markas dan ia menceritakan kepada Captain Norton (Xavier Giannoli) dan asistennya Neza (Kris Wu). Tetapi mereka tidak mengijinkan Laureline untuk mencari tahu keberadaan Valerian. Wakil komandan menginformasikan bahwa sinyal pesawat yang dikendarai oleh Valerian terlihat terakhir kali di planet Mhul, karena menurut informasi yang beredar planet Mhul merupakan planet yang tidak berpenghuni. Laureline pun berusaha dengan caranya sendiri untuk menemukan keberadaan Valerian. Ia meminta bantuan The Kortan Dahuk (makhluk yang menyerupai bebek yang handal dalam mencari informasi) untuk membantunya mencari tau lokasi Valerian berada. Tentunya ia harus membayar dengan sejumlah uang untuk mendapatkan informasi tersebut. Kemudian 3 makhluk Kortan Dahuk itu membawa Laureline ke informan lainnya yang biasa disebut dengan Bob the Pirate (Alain Chabat). Informan tersebut mengatakan bahwa ada makhluk hidup yang bisa memberitahukan tempat keberadaan Valerine. Makhluk itu menyerupai gurita dengan cahaya yang mengelilingi badannya. Tetapi untuk mendapatkan makhluk tersebut tidak mudah, mereka harus mencarinya di suatu tempat di dasar laut yang mana dasar laut tersebut dihuni oleh makhluk yang ganas. Bob the Pirate pun menawarkan harga yang tinggi jika Laureline ingin menuju tempat tersebut. Karena demi Valerian, Laureline pun mengiyakan tawaran tersebut. Mereka pun bersama-sama menuju dasar laut untuk mencuri bayi gurita yang banyak diceritakan tersebut. Berhasilkah misi mereka?

Secara keseluruhan film fiksi VALERIAN and The City of a Thousand Planets cukup menghibur dan tidak mengecewakan. Dengan deretan pemain yang mumpuni membuat film ini layak ditonton untuk mengendurkan urat syaraf. Ditambah lagi kehadiran sang bintang pop Rihanna merupakan faktor lain yang menjadikan film ini menarik. Dengan durasi yang terbilang agak lama yaitu 135menit atau setara dengan 2.15jam pun dirasa tidak membosankan. Visualisasi yang cerah berwarna-warni sangat memanjakan mata kita. Selain itu alur cerita nya pun mudah diikuti dan tidak membuat kita bingung, sehingga kita akan tetap enjoy menikmati film ini dari awal hingga film selesai.

Dan bagaimanakah kelanjutan dari film VALERIAN ini?! Berhasilkah Laureline menyelamatkan Valerian? Dan misteri apakah yang terdapat di Planet Muhl yang terkenal tidak berpenghuni tersebut? Temukan jawabannya dengan menonton film VALERIAN and The City of a Thousand Planets ini yang akan tayang SEGERA di jaringan bioskop-bioskop 21/XXI di kota kamu.

Happy Watching Gfers and enjoy the show 😎😎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *