Train to Busan: Get on Board to Stay Alive!

Gudang Film – Film Zombie Blockbuster pertama bagi Korea Selatan ini yang juga merupakan debut live-action sang sutradara Yeon Sang-Ho (King of Pigs, The Fake) tersebut berhasil memukau penonton pada pemutaran midnight screening-nya di Cannes Film Festival 2016 lalu. Setelah meraih 10 juta penonton dari penayangan perdananya di Korea Selatan, 22 July lalu sampai awal Agustus yang menjadikan film ini dapat dirilis di Indonesia, 31 Agustus 2016.

Film yang dibintangi oleh Gong-Yoo, Ma Dong-Seok, Jung Yoo-Mi, Choi Woo-Shik, Ahn So-Hee, dan Kim Soo-Ahn ini pun sukses masuk dalam jajaran 15 besar Box Office Korea mengikuti film Veteran (Hwang Jun-Min, Yoo Ah-In) yang menembus angka 10 juta penonton dalam 19 hari penayangannya dan film Assassination (Jun Ji-Hyun) yang ditonton 10 juta orang dalam 20 hari.

Berawal dari Seok-Woo (Gong-Yoo) seorang menajer keuangan yang terlalu sibuk bekerja hingga sering tak ada waktu untuk bermain dengan anaknya, Su-An (Kim Soo-Ahn). Bercerai dengan sang istri, membuat anaknya hanya tinggal dan diurus oleh sang nenek. Menyadari kalau esok hari adalah hari ulang tahun Su-An, Seok-Woo memutuskan untuk membelikan hadiah bagi Su-An –dimana hadiah yang diterima Su-An adalah barang yang sudah Su-An miliki sebagai hadiah di hari anak.

Su-An yang sangat menginginkan ibunya di hari ulang tahunnya tersebut pun meminta kepada Seok-Woo untuk membawanya kerumah ibunya yang terletak di Busan. Jelas Seok-Woo menolak, dengan alasan pekerjaan. Namun sang ibu, nenek Su-An memberikan rekaman ketika Su-An bernyanyi di kelas, dimana nyanyian tersebut ditujukan untuk ayahnya –yang ternyata tidak datang. Seok-Woo tersentuh, akhirnya ia menyetujui untuk pergi ke Busan dengan menaiki KTX esok pagi.

Dari sinilah ketegangan pun dimulai, dalam perjalanan menuju stasiun, Seok-Woo melihat iring-iringan mobil pemadam kebakaran tengah menuju pusat kota Seoul, tempat tragedi itu bermula. Sampai di stasiun mereka segera naik kereta dimana sesaat sebelum kereta berangkat, seorang gadis yang sudah terinfeksi virus ikut naik kedalam kereta. Baru sesaat kereta berangkat, Su-An melihat kondektur diserang oleh zombie, merasa ada yang tidak beres ia pun bergegas menuju toilet untuk menghilangkan ketakutannya. Disinilah Su-An bertemu dengan Sang-Hwa (Ma Dong-Seok) dan istrinya yang tengah hamil Seong-Kyeong (Jung Yoo-Mi)

Kembali dengan gadis yang sudah terinfeksi wabah zombie, seorang petugas kereta menemukannya tengah kejang-kejang dan berprilaku aneh, ia segera menghubungi kepala petugas untuk meminta bantuan, sayangnya ia malah menjadi sasaran sang gadis yang sudah berubah menjadi zombie dan dengan segera mengubah petugas kereta tadi pun menjadi zombie dan langsung berlari menuju gerbong penumpang lainnya. Gerbong para tim baseball pun menjadi gerbong terdekat untuk sasarannya, kengerian dan kehebohan serta tanda Tanya apa yang terjadi pun tak dapat diindahkan penumpang lainnya. Jin-Hee (Ahn So-Hee), Young-guk (Choi Woo-Shik) dan 2 temannya yang selamat dari kanibalisme para zombie tersebut pun berlari menuju gerbong lainnya untuk mencari pertolongan.

Tak cukup sampai di gerbong tim baseball, para zombie pun kemudian berlari menuju gerbong lainnya untuk menyerang manusia. Menyadari Su-An tidak ada ditempat duduknya, Seok-Woo pun berlari ke gerbong belakang untuk mencari Su-An, sampai pada gerbong dimana Su-An berada, para penumpang terlihat panik berlarian mencari pertolongan dari serangan zombie. Seok-Woo menemukan Su-An dan kemudian ikut berlari menghindari zombie. Seok-Woo dan penumpang lainnya menyadari bahwa kelangsungan hidup mereka dalam bahaya, ditengah wabah zombie yang melanda Korea.

Baca Juga:  Film PROMISE : This is not only about Love

Film Train to Busan ini mengajak penonton untuk fokus dengan karakter didalamnya yang berusaha menyelamatkan diri dari serangan zombie. Film ini pun berhasil mencampur-adukan emosi penonton dengan memainkan unsur social melodrama ditengah unsur horror dan juga ketegangan yang dibawanya. Pemilihan peran yang dibilang apik dan sesuai ini pun menjadi tambahan tersendiri di filmnya. Gong-Yoo menjadi peran sentral dengan kualitas acting yang tiada duanya, Kim Soo-Ahn menjadi poros sentimental yang sukses mencabik hati penonton dengan actingnya sebagai seorang anak, kemudian seketika penonton berteriak riuh dikala Ma Dong-Saek menunjukkan aksi nya dengan otot yang kekar, dan rasanya kurang lengkap kalau disebuah film tidak terdapat peran antagonisnya, maka disini sosok Kim Eui-Sung berhasil membuat penonton menjerit menahan amarah dengan sikap egoisnya di film ini.

 

Dibantu dengan visual yang memikat, membuat film ini layak menjadi film korea yang ditunggu-tunggu rilis di Indonesia. Pasalnya, film yang merupakan film live-action pertama yang digarap oleh sang sutradara Yeon Sang-Ho, berkat permintaan dari CEO Next Entertainment World Kim Woo-Taek yang melihat versi animasi dari film ini –Seoul Station karya Yeon Sang-Ho sendiri. Akhirnya diputuskan kalau akan dibuat dua versi, yakni live-action dengan judul Train to Busan, dan diakhir Agustus akan dirilis untuk versi animasi dengan judul Seoul Station. Keduanya memiliki cerita yang sama, yakni serangan zombie di Seoul, namun kisah Train to Busan akan lebih fokus dengan kelangsungan hidup para penumpang di kereta, sedangkan untuk Seoul Station akan lebih berfokus dengan kejadian di stasiun kereta apinya.

Berpusat dengan plot cerita dengan ending yang jarang ditebak, film ini menunjukkan kualitasnya menjadi film Box Office Korea. Mengusung cerita mainstream, tetapi dikemas apik oleh Yeon Sang-Ho menjadi sebuah film Zombie Blockbuster Korea yang memukau penontonnya. Bukan hanya cerita thriller, ataupun horror yang dibawanya, namun disisipi jokes ringan sampai dengan unsur sosial yang menggelitik nurani penonton, juga tak lupa dengan sisi emosional yang dibawakan oleh Kim Soo-Ahn dengan maksimal membuat hati penonton terenyuh dengan jalannya cerita film tersebut.

Kemudian mampukah mereka berjuang untuk bertahan hidup dari serangan zombie didalam kereta menuju Busan? Apakah Su-An akan bertemu ibunya dihari ulang tahunnya tersebut? Kemudian apa yang menjadi penyebab wabah virus Zombie itu bermula? Saksikan film ‘Train to Busan 부산행’ di jaringan bioskop CGV Blitz, Cinemaxx, dan Platinum Cineplex mulai tanggal 30 Agustus 2016.

Lets catch a train, GFers!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *