ArtikelFilm IndonesiaReview

BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA : Islam hanya mengajarkan Kebaikan.

Oleh: Adrian

BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA
Gudang Film – Bulan terbelah di langit Amerika merupakan film dgn genre drama religi yg merupakan adaptasi dari novel dgn judul yg sama karangan Hanum Rais dan Rangga Almahendra. Film ini disutradari oleh sutradara handal, Rizal Mantovani yg sebelumnya sukses menggarap film JELANGKUNG, 5CM, KUNTILANAK, SUPERNOVA dan masih banyak yg lainnya. Film ini diproduksi oleh Maxima Pictures dan dibintangi oleh Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Hannah Al Rasyid, Rianti Cartwright, dan ada beberapa pemain asing lainnya. Sedangkan untuk lagu sbg soundtrack film ini memasangkan band rock asal Inggris ARKARNA yang berkolaborasi dgn penyanyi Indonesia, yaitu Andini membawakan lagu Jangan Salahkan Cinta. Sebuah Lagu dgn kombinasi bahasa inggris dan bahasa indonesia. Film ini 100% bersetting di negara Amerika.

BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA
Film ini masih mengisahkan tentang cerita perjalanan hidup sang penulis, yaitu Rangga dan Hanum dgn diselingi cerita dari beberapa sahabat mereka. Hanum (Acha Septriasa) diceritakan bekerja sbg jurnalis di salah satu surat kabar disana dan ia mendapatkan tugas dari atasannya Mrs. Gertrude Robinson untuk membuat artikel dgn topik ” Would the World be better without Islam”. Sang atasan meminta Hanum untuk mewawancarai 2 nara sumber berbeda, dari pihak muslim dan non muslim yg mana kedua narasumber ini adalah keluarga korban WTC 11 September di New York. Sedangkan Rangga (Abimana Aryasatya) suami Hanum mendapat tugas dari atasannya Professor Reinhard untuk mewawancarai seorang pengusaha sukses bernama Phillipus Brown. 

 
Mereka pun berdua terbang bersama ke New York untuk saling mengerjakan tugas masing-masing. Selama di New York mereka tinggal di kediaman sahabat mereka Stefan (Nino Fernandez) yg saat itu tinggal bersama kekasihnya Jasmine (Hannah Al Rasyid). Hanum pun mulai mengumpulkan data-data tentang narasumbernya yaitu Julia Collins (Rianty Cartwright) dari pihak muslim dan Michael Jones dari pihak non muslim.

Hanum mengalami kesulitan untuk bertemu dgn Julia Collins, karena ia merupakan istri dari salah satu korban 11 September, yaitu Ibrahim Hussein yg diduga sebagai salah satu dari anggota teroris yg menyebabkan tragedi 11 September. Karena Pada saat tragedi tersebut, Ibrahim Hussein sedang berada di kantor Mr. Phillipus Brown untuk suatu keperluan yang belum diketahui tentang apa? Semenjak kejadian tersebut, Julia Collins sangat tertutup kepada para pencari berita yg ingin memintai keterangan tentang suaminya. Sedangkan Michael Jones merupakan suami dari Anna (salah satu karyawan Mr. Brown) yg menjadi salah satu korban dari tragedi 11 September, akan tetapi ia tidak begitu sulit ditemui, karena ia menjadi provokator untuk menentang pembangunan masjid di sekitar lokasi tragedi 11 September.

Baca Juga:  THE CHOICE : Let your heart decide

Akankah Hanum bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan dari 2 narasumbernya ini?

Sedangkan Rangga berusaha keras agar bisa meminta waktu Phillipus Brown untuk diwawancara meskipun hanya 10 menit, tetapi mengingat Mr. Brown sangat sibukk, hal itu pun sulit diwujudkan. Rangga ditemani Stefan menemui asistan pribadi Mr. Brown agar sang pengusaha bisa meluangkan waktunya sedikit untuk diwawancara, dan akhirnya sang asisten memberikan kesempatan dgn satu syarat, Rangga harus mengajukan suatu pertanyaan yg tidak biasa, yg dianggap spesial bagi Mr. Brown, Rangga pun berpikir sejenak dan ia mengingat-ingat judul dari tugas istrinya “Would the world be better without Islam”, ia pun menyampaikan ide pertanyaan itu ke asisten pribadi Mr. Brown, dan sang asisten pun mengiyakan ide itu untuk disampaikan ke Mr. Brown.

Apakah Rangga berhasil bertemu dgn Mr. Phillipus Brown? Dan bagaimana cara Hanun menghadapi kesulitan untuk mewawancarai narasumbernya? Dan apakah ada hubungan antara Mr. Phillipus Brown, Julia Collins dan Michael Jones?!

Secara keseluruhan film ini sangat memuaskan, dengan durasi kurang lebih 1.5 jam membuat kita betah untuk tetap duduk di kursi bioskop hingga film selesai. Ditambah lagi dgn sinematography yang mumpuni dari seorang Rizal Mantovani yang berhasil memberikan visualisasi yang indah untuk film ini.

BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA : Islam hanya mengajarkan Kebaikan.
Bulan terbelah yg diambil sbg judul film disini mempunyai arti filosofi dimana menjadikan cerita orang-orang yg terpisah karena permintaan mereka sendiri, namun Tuhan mempersatukan mereka kembali dalam balutan kasih sayang yg selama ini tercerai berai karena tragedi 11 September WTC.

Bagaimanakah kelanjutan dari film BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA?! Temukan jawabannya dgn menonton film ini di bioskop-bioskop kesayangan anda yang akan mulai tayang Kamis, 17 Desember 2015.

Selamat menonton Gfers #AyoKeBioskop

GudangFilm

GudangFilm adalah website yang membahas berita & sinopsis film terbaru, review film indonesia, film Hollywood, Film Korea, Dokumenter & Indie dari berbagai negara. Selain itu, kami mengadakan berbagai acara nonton bareng artis dan di Gala Premiere! Jangan lupa follow social Media kami ya ^_^

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close