ArtikelFilm Indonesia

Tuyul: part 1, “Film Minimalis dengan Totalitas Maksimal”

Oleh: Vitamorgana

Tuyul: part 1, "Film Minimalis dengan Totalitas Maksimal"

Gudang Film – Film Tuyul: part 1 adalah film pertama dari sebuah serangkaian trilogy. Film bergenre horror ini mengangkat kisah makhluk halus asal Indonesia bernama Tuyul yang jarang dieksplorasi lebih oleh para pembuat film lokal kecuali sebagai selingan beberapa film komedi. Menurut sang Sutradara Billy Christian, alasannya tertarik mengangkat cerita tentang makhluk ini adalah karena kecemasannya terhadap ketidakpedulian generasi muda terhadap budaya bangsanya sendiri. Padahal negeri ini terkenal dengan banyaknya kisah-kisah urban yang cukup menarik untuk diangkat dan di eksplorasi lebih mendalam dalam sebuah film.

Tema besar untuk membuka trilogi ini adalah mengenai Motherhood atau keibuan. Wanita hamil, jabang bayi, kesiapan untuk menjadi seorang ibu dan kelahiran adalah tema yang dianggap cocok sebagai sebuah permulaan. Pendekatan psikologis menjadi dasar bagi film ini. Horor yang akan ditampilkan adalah sesuatu yang dekat dengan semua orang, bahwa wanita hamil sangat rentan dengan segala sesuatu yang mistis dan berusaha keras untuk melindungi bayinya dengan sepenuhnya, seperti contohnya membawa gunting kecil saku baju untuk menghindari mahluk halus.

Sosok Tuyul yang diangkat dalam film ini berusaha terlihat menyeramkan dan orisinal namun tanpa menghilangkan esensi dasarnya yang telah dikenali oleh masyarakat luas. Sebagai mahluk halus yang memiliki karakter umum menyerupai bayi, berbadan kecil, botak, bermata bulat dan suka mencuri. Kenapa harus orisinal? Karena sang sutradara ingin membuat sebuah creature yang nantinya memorable di benak penonton. Meski belum pernah melihat tuyul secara langsung namun semua konsep yang dibuat sutradara yang sebelumnya berhasil menggarap film Hi5teria (omnibus horror), Sanubari Jakarta (omnibus drama), The Legend of Trio Macan (komedi action) dan 7 Misi Rahasia Sophie (drama) ini adalah gabungan interpretasi imajinasinya serta data – data informasi yang beliau dapat diluar baik dari internet ataupun narasumber yang terpercaya.

Gandhi Fernando, Dinda Kanya Dewi, Citra Prima, Inggrid Widjanarko dan Karina Nadilla adalah para aktor dan aktris yang memerankan karakter-karakter yang sangat penting dalam film ini. Oleh karena itu, untuk menghidupkan karakter yang mereka perankan dibutuhkan proses reading yang cukup lama. Cerita yang didesain dengan minim karakter ini dimaksudkan untuk memaksimalkan intensitas psikologis dari karakter karakternya dan menjaga kualitas akting dari para aktor yang memerankan film Tuyul ini. Selain mengasah kemampuan akting, para pemain juga dituntut untuk mengubah penampilan mereka agar mendapatkan hasil yang maksimal. Seperti Dinda Kanya yang diharuskan untuk memotong rambut panjangnya, sebagaimana karakter seorang ibu hamil yang praktis dan aktif. Begitu juga dengan Gandhi Fernando yang harus memanjangkan rambut beserta brewok serta Citra Prima yang harus bertransformasi menjadi seorang sosok tetangga yang misterius dan menyeramkan.

Baca Juga:  SENIOR The Movie : Pencarian tentang fakta pembunuhan 30 tahun silam

Selain pemilihan para aktor, yang juga merupakan elemen penting dalam film ini adalah pemilihan lokasi rumah yang menjadi set utama. Tim produksi film ini berhasil menemukan sebuah rumah yang memang memiliki energi yang berbeda dengan lokasi rumah yang lain, seakan rumah inilah yang menunjukkan dirinya untuk dipakai sebagai lokasi syuting film yang akan rilis mulai tanggal 9 April 2015 ini. Menurut Citra Prima yang juga memiliki kemampuan melihat mahluk halus, rumah itu memang memiliki sejarah. Dengan atmosfer dan sejarah rumah yang digunakan sebagai lokasi tersebut sempat membuat proses syuting mengalami kejadian-kejadian janggal. Namun hal tersebut tidak terlalu menghambat proses produksi film Tuyul ini.

Lokasi rumah yang di gunakan, tidak memiliki satupun perabotan didalamnya, sehingga tim artistik yang dikepalai oleh Aek Bewava ( 7 Misi Rahasia Sophie, Legend of Trio Macan) harus memasukan semua perabotan yang sesuai dengan desain produksi kedalam kedua rumah yang akan dijadikan set. Hampir seluruh ruangan dalam rumah di isi dengan barang perabotan yang di angkut menggunakan 4-5 truk dari Jakarta. Bahkan pasar tradisional pun dibangun dihalaman rumah tersebut. Memang secara budget artistik tidak sedikit, namun ini semua didesain dan eksekusi untuk memenuhi tuntutan skenario dan hasil yang maksimal.

Jadi film Tuyul ini bisa disebut film minim (karakter) namun berbobot maksimal. Sehingga film ini diharapkan mampu menyajikan kisah berbeda dari makhluk bernama Tuyul ini serta memberi warna tersendiri bagi perkembangan perfilman di Indonesia. Film Tuyul: part 1 ini akan mulai menghantuii bioskop-bioskop tanah air pada tanggal 9 April 2015. Ayo Nonton di Bioskop dan Bangga Film Indonesia demi menghargai kreativitas anak bangsa. 😉

GudangFilm

GudangFilm adalah website yang membahas berita & sinopsis film terbaru, review film indonesia, film Hollywood, Film Korea, Dokumenter & Indie dari berbagai negara. Selain itu, kami mengadakan berbagai acara nonton bareng artis dan di Gala Premiere! Jangan lupa follow social Media kami ya ^_^

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close